• Jl. Merdeka No.147, Bogor 16111
  • (0251) 8331718
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
    • Warta
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
1278 dilihat       11 Agustus 2023

DPRD Provinsi Bengkulu Lakukan Kunjungan Kerja ke BSIP Tanaman Pangan

Kamis (10/08) PSITP menerima kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Suimi Fales, SH beserta sejumlah anggota komisi. Bertempat di ruang rapat Kepala Pusat, delegasi diterima oleh Kepala PSITP, Koordinator Pengelolaan Hasil Standardisasi (PHS) PSITP beserta staf, dan dihadiri secara daring oleh Kepala BSIP Padi dan Kepala BSIP Tanaman Serealia. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk berkonsultasi terkait teknologi dan pengembangan budidaya benih padi dan jagung berkualitas unggul yang dapat dikembangkan di Provinsi Bengkulu. 

Dalam sambutannya Kepala PSITP menyampaikan adanya transformasi kelembagaan, tugas fungsi dan struktur organisasi baru di PSITP. Hal senada juga disampaikan oleh kedua kepala Satker lingkup PSITP yang menyampaikan program dan tugas fungsi yang mengait pada standardisasi instrumen padi dan serealia. 

Berangkat dari keluhan petani yang ada di Provinsi Bengkulu, anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu menyampaikan bahwa ketika petani menerima bantuan benih baik dari Pemerintah Daerah maupun Pusat tidak secara signifikan dapat meningkatkan produksi padi dan jagung, sehingga acapkali menimbulkan keengganan petani untuk menggunakan benih bantuan. Oleh karenanya, dalam pertemuan ini diidentifikasi dan dianalisis oleh tim PSITP penyebab kendala rendahnya produksi kedua komoditas tanaman pangan tersebut. Kesesuaian varietas pada agroekosistem dataran tinggi diduga menjadi penyebab utama rendahnya produksi komoditas padi dan jagung di Provinsi Bengkulu. Dari hasil diskusi mengemuka bahwa sentra produksi padi dan jagung di Bengkulu berada di elevasi lebih dari 700 mdpl. Dengan demikian, Kepala PSITP merekomendasikan pendekatan peningkatan produksi tanaman pangan dapat dicapai melalui penggunaan varietas adaptif dataran tinggi, dibarengi dengan pemilihan teknologi dan manajemen budidaya yang tepat. Kepala BSIP Padi dan Kepala BSIP Tanaman Serealia menambahkan informasi verietas yang adaptif dataran tinggi yaitu Inpari 27, Inpari 28 Kerinci, Inpago Luhur 1, Inpago Luhur 2 untuk komoditas padi dan Nasa 29 untuk komoditas jagung hibrida. Penggunaan varietas unggul yang sesuai agroekosistem harus menjadi perhatian Pemerintah Daerah dan menjadi agenda perbaikan kebijakan di tingkat daerah. 

Kendala lain penyebab rendahnya mutu benih bantuan dari pemerintah yaitu pengadaan benih bantuan yang melibatkan banyak pihak, di mana pengawasan kualitas terkadang dinilai kurang memadai. Dengan demikian, untuk mempertahankan kualitas benih yang terstandar disaranan Pemerintah Daerah dapat membangun kerja sama dengan BSIP dalam hal pendampingan teknis dan rekomendasi budidaya serta produksi benih terstandar melalui sekolah lapang mandiri benih yang melibatkan petani local champion. Koordinator PHS PSITP menambahkan bahwa peran para local champion sangat signifikan dalam menjadi bridging agent mendukung penyuluh dalam mendiseminasikan inovasi teknologi yang diintroduksikan kepada petani. (NRP/NAS)

Prev Next

- Ujang Suryadi


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Komite Teknis 65-11 Tanaman Pangan Bahas Empat RSNI untuk Perkuat Standardisasi Komoditas Strategis
    08 Sep 2026 - By Rudi Rahmawan
  • Thumb
    Mentan Amran: PM-AAS Gandakan Hasil Panen, Pendapatan Petani Ikut Naik
    02 Sep 2026 - By ADMIN
  • Thumb
    Panen Padi PM-AAS di Soppeng Capai 10,2 Ton per Hektare
    21 Agu 2026 - By ADMIN
  • Thumb
    BRMP Tanaman Pangan Raih Peringkat II Perpustakaan Inspiratif Kementerian Pertanian
    18 Agu 2026 - By Ujang Suryadi
  • Thumb
    BRMP Tanaman Pangan Paparkan Strategi Pertanian Regeneratif pada Seminar Nasional Agroteknologi 2026
    10 Agu 2026 - By ADMIN

tags

BSIP BSIP Tanaman Pangan Bengkulu DPRD Komisi II

Kontak

(0251) 8331718
(0251) 8312755
[email protected]

Jl. Merdeka No. 147
Kel. Menteng, Kec. Bogor Barat,
Kota Bogor, Jawa Barat - Indonesia 16111
www.tanamanpangan.brmp.pertanian.go.id

© 2024 - 2026 Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan. All Right Reserved